Senin, 30 April 2012

Cara Mengatasi Suara Bunyi Tikus Yamaha Mio

Suara Tikus di Yamaha Mio

Apabila jarak tempuh motor Yamaha Mio Anda termasuk dalam katagori tinggi (15000 - 20000 Kilo Meter), dan muncul suara atau bunyi berdecit seperti tikus di bagian bawah motor matic Yamaha Mio Anda, maka bisa jadi telah tiba saatnya untuk membersihkan atau mengganti vanbelt atau V-belt Mio Anda

Seperti yang banyak diulas di berbagai blog, Bisa dibilang Mio merupakan bintangnya motor matik di Indonesia. Bagaimana tidak sejak peluncurannya hingga saat ini, penjualan Mio mampu mendongkrak share penjualan Yamaha. Kehadirannya bahkan membuat sang kakak alias Nouvo menjadi kalah populer. Lucunya, meski diperuntukkan untuk kaum hawa, Mio terbukti laris manis dibeli para pejantan tangguh. Kalau mau jujur, Mio berhasil mengedukasi pasar dan membenamkan image bahwa motor matik oke-oke saja digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Kalaupun ada yang kurang dari sosok Mio adalah faktor tangki bahan bakar yang imut, sehingga membuatnya harus sering mampir ke pompa bensin. Kapasitas tangki Mio menurut buku manual ''cuma'' 3,7 liter — sama dengan bebek Honda. Masalahnya, motor matik cenderung boros karena membutuhkan putaran mesin yang cukup tinggi agar motor bisa bergerak — lebih tinggi dari motor bebek dan motor sport. Selain itu, penyakit bawaan Mio adalah bunyi tikus di sektor roda belakang.

Mesin Yamaha Mio

Dari sisi mesin, Mio tidak menyodorkan sesuatu yang baru. Mio dikemas Yamaha dengan harga yang relatif terjangkau — masih di bawah bebek. Dilempar dengan dua varian pada umumnya: spoke wheel dan CW. Berhubung Mio memang si pelopor, wajar bila aksesori dan spare parts-nya bejibun di pasaran. Termasuk racing parts dan pola modifikasi yang bisa diterapkan konsumen pada Mio kesayangannya. Apalagi Yamaha pun membuka kontes modifikasi yang bikin Mio tambah banyak variasi modifikasinya. Dari sisi bengkel, mekanik Yamaha sudah duluan mengenal teknologi CVT sehingga tak perlu khawatir motor ini tidak bisa ''diurus'' oleh bengkel.

Suara tikus itu sendiri berasal dari sektor roda belakang atau di sistem transmisi otomatis (CVT) Mio. Caranya untuk mengatasi nya cukup mudah, apabila kotor, maka mintalah bengkel untuk membersihkan lalu mengoleskan sedikit gemuk pada V-Belt. Jika vanbelt sudah aus, maka sudah harus diganti. Harga V-Belt original Mio sendiri berkisar di antara harga 60.000,- sampai dengan 70.000,- per pieces nya.

0 komentar:

Poskan Komentar